PEMUDA PERSATUAN ISLAM HARJAMUKTI

بسم الله الر حمن الر حيم
! انا مسلم قبل كل شيئ
AHLAN WA SAHLAN, IKHWATU IMAN

SEMOGA KITA SEMUA DALAM RAHMAT DAN LINDUNGAN ALLAH AZZA WAJALLA


Kamis, 17 Januari 2013

SIFAT AHLI SURGA DAN KENIKMATANNYA (5)


Ahad, 7 Februari 2010 M / 22 Shafar 1431 H

             SIFAT AHLI SURGA DAN KENIKMATANNYA (5)

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى (٤۰) فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى (٤۱)

Dan Adapun orang-orang yang takut terhadap pertemuan dengan Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,Maka Sesungguhnya Surgalah tempat tinggal(nya).   QS An Naziat : 40 – 41

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ (٤٦) فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٤۷) ﴿ الرحمن :  ٤٦  -  ٤٧﴾
Dan bagi orang yang takut akan pertemuan dengan Tuhannya ada dua Surga.Maka nikmat Tuhan yang mana yang kalian berdua dustakan?      QS Ar Rahman : 46-47

وَمِنْ دُونِهِمَا جَنَّتَانِ (٦۲) فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ (٦۳) ﴿ الرحمن :  ٦٢ - ٦٣﴾

Dan selain dari dua Surga itu ada dua Surga lagi.Maka nikmat Tuhan yang mana yang kalian berdua dustakan?
QS Ar Rahman : 62 – 63

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ الْعَمِّيُّ حَدَّثَنَا أَبُو عِمْرَانَ الْجَوْنِيُّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جَنَّتَانِ مِنْ فِضَّةٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا وَجَنَّتَانِ مِنْ ذَهَبٍ آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا وَمَا بَيْنَ الْقَوْمِ وَبَيْنَ أَنْ يَنْظُرُوا إِلَى رَبِّهِمْ إِلَّا رِدَاءُ الْكِبْرِ عَلَى وَجْهِهِ فِي جَنَّةِ عَدْنٍ.
البخارى ٦ : ۱۸٢، فتح البارى ۸ : ٤۹۱ رقم ٤۸۷۸ ،  الترمذى ٤ : ٢٣۷ رقم : ٢٥٣٦     تحفة الأحوذى ۷ : ٢۷٥ رقم ٢٥٢۸ البيهقي فى الكبرى : ٣۹۸ ، البغوى : ٢٦۱ إبن حبان     ۱۰ : ٤٦۱۱ ، أحمد ٣ : ۸٤٢۷ 

Dari Abi Bakr bin Abdillah bin Qois dari ayahnya, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : Ada dua Surga yang terbuat dari perak dengan segala isinya dan ada dua Surga lagi yang terbuat dari emas dengan segala isinya, tidak ada penghalang antara kaum ( Penghuni Surga ) dan pandangannya untuk bisa melihat Allah SWT selain hijab kebesaran-Nya yang menghalangi Dzat diri-Nya yang berada di Surga ‘Adn

( HR. Al-Bukhori 6 : 182, Fathul Bari 8 : 491 No. 4878, At-Tirmidzi 4 : 237 No. 2536, Tuhfatul Ahwadzi 7 : 275 No. 2528, Al-Baihaqi : 398, Al-Baghowi : 261, Ibnu Hibban 10 : 4611, Ahmad 3 : 8427 ).

قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ : وَعَدَالله جَلَّ ثَنَاءُهُ اْلمُؤْمِنِيْنَ الَّدِيْنَ خَافُوْا مَقَامَهُ فَأَدُّوْا فَرَائِضَهُ اْلجَنَّةَ وَقَالَ قَتَادَةُ : إِنَّ اْلمُؤْمِنِيْنَ خَافُوْا ذَاكُمُ اْلمَقَامَ فَعَمِلُوْا لَهُ وَدَانُوْا لَهُ وَتَعَبَّدُوْا بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ. جامع البيان ۱٣ : ۱٦٦
Ibnu Abbas berkata : Allah yang Maha Mulia pujian-Nya menjanjikan Surga kepada orang-orang beriman yang takut akan pertemuan dengan-Nya lalu mereka menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya.  Qotadah berkata : Sesungguhnya orang-orang beriman takut pada pertemuan hari Qiamat itu, maka mereka beramal karena-Nya, menghinakan diri kepada-Nya serta beribadah siang dan malam.

( Jami’ul Bayan  13 : 166 )



                                                                                                                                                                    Makalah Ke 17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami hanya menjawab KOMENTAR yang menuju PERBAIKAN